Dunia Teknologi

Whatsapp

Cara Keluar Dari Group Whatsapp Tanpa Ketahuan

Jakarta – Tanpa terasa, jumlah grup WhatsApp di hand phone kita ada puluhan. Ingin keluar rasanya nggak nikmat. Melainkan dapat nih keluar membisu-membisu, tanpa ketahuan. Simak caranya!
Kebanyakan grup WhatsApp memang membingungkan dan membuat dongkol. Ada urusan kerja atau sekolah, ada urusan keluarga, ada juga aneka grup persahabatan dan hobi yang variasi-variasi. Grup proyek ini dan program itu, segala ada.

Imbasnya, kita kebanjiran notifikasi dan HP jadi agak lemot. Beruntungnya lagi mungkin kita di-add tanpa kita dapat menolaknya. Ingin keluar grup rasanya sungkan jika ketahuan.

Apabila kau terlalu banyak mempunyai grup di WhatsApp namun keder sistem keluar membisu-membisu? Ada kok caranya. Dihimpun dari bermacam sumber, Selasa (7/6/2022) ini sistem untuk keluar group WA membisu-membisu tanpa ketahuan oleh member lain.

1. Ganti nomor

Dengan mengganti nomor telepon baru, kau dapat keluar grup WA tanpa ketahuan member group lain. Melainkan sistem ini tak sesuai untuk kau yang tak dapat asal mengganti nomor telepon.

2. Palsukan nomor

Sistem leave grup WA tanpa ketahuan ini mirip-mirip sistem sebelumnya. Kau sepatutnya menyiapkan nomor baru sementara. Masuk ke penguasaan, pilih akun atau account, kemudian sentuh menu ubah nomor. Masukkan nomor baru cadangan. Sesudah itu tinggalkan group yang diharapkan. Melainkan tak selesai hingga di sini.

Pada menu penguasaan HP, pilih aplikasi WhatsApp lalu hapus data dan cache. Akun WhatsApp akan sirna namun namamu akan konsisten ada di daftar member group. Terakhir, buka aplikasi WhatsApp lalu daftar ulang dengan nomor lama kau.

3. Hapus nama dan foto sebelum keluar

Sistem keluar dari grup WA dengan membisu-membisu yaitu mengedit nama dan hapus foto pada akun WhatsApp, sebelum keluar grup. Ini dapat jadi sistem untuk keluar dari group dengan lebih ‘aman’

Padahal, sistem ini masih ada risiko ketahuan. Karena, dikala keluar, notifikasi yang diterima member lain tak menyertakan nama. Apabila anggotanya hingga puluhan atau ratusan orang, kemungkinan ketahuan kecil. Melainkan grupnya hanya segelintir orang, besar kemungkinan konsisten ketahuan.

Silakan sistem hal yang demikian dicoba. Melainkan jika sistem di atas terlalu repot, mulai sepatutnya memberanikan diri jelas-terangan pamit keluar dari grup WhatsApp.

XL Axiata

XL Axiata Bikin Layanan Internet Semakin Ngebut

Jakarta – XL Axiata melancarkan taktik anyar dalam membangun jaringan broadband Fiber to the Home (FTTH) besutannya, XL Home dan XL Satu Fiber, dengan menggaet Huawei Indonesia.
Kerjasama antara kedua belah pihak itu membikin XL Axiata jadi operator pertama di tanah air yang mengimpelementasikan teknologi bernama AirPON yang diklaim kapabel bikin koneksi broadband jadi efisien pada tarif, serta waktu kontruksi jaringan FTTH.

Direktur Teknologi & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa menyatakan, solusi AirPON kapabel membikin XL Axiata bertransformasi menjadi perusahaan konvergensi.

“Hasil uji coba di zona yang terbatas sudah menampilkan hasil yang memuaskan. Kami percaya bahwa AirPON yaitu salah satu solusi tepat sasaran yang bisa menolong XL Axiata melaksanakan ekspansi koneksi broadband secara lebih kencang dan efisien,” ujar Gede dalam siaran pers, Selasa (7/6/2022).

XL Home dan XL Satu Fiber menjadi produk konvergensi yang memberikan dunia online rumah ngebut berkecepatan 1 Gbps, serta kuota HP untuk sekeluarga sampai 300 GB yang dapat dipakai sampai lima nomor XL.

Gede memaparkan, pembangunan jaringan FTTH yaitu proyek sistematis yang rumit dan menantang, sama halnya seperti yang dihadapi oleh XL Axiata. Terbatasnya jumlah equipment rooms serta jauhnya jarak ke sasaran pengguna menjadi salah satu tantangan dalam membangun jaringan FTTH berskala besar yang memerlukan waktu dan tarif konstruksi yang tak sedikit.

AirPON kapabel menyederhanakan pengerjaan instalasi dan pemeliharaan sehingga secara signifikan mempersingkat masa konstruksi jaringan FTTH dan mempersingkat time-to-market. Kecuali itu, solusi ini bisa mengurangi profesi akuisisi dan tarif konstruksi sebab satu website AirPON bisa meliputi 1.000 pelanggan rumahan.

Ke depannya, XL Axiata akan mengaplikasikan solusi pembangunan jaringan canggih hal yang demikian untuk meningkatkan efisiensi penyebaran jaringan broadband dan mengurangi tarif konstruksi.

Ketika ini, XL Axiata mempunyai jangkauan XL Home lebih dari 700 ribu home pass di sebagian kota seperti Jabodetabek, Medan, Palembang, Bandung, Purwokerto, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Makassar, Balikpapan, Cirebon, Banjarmasin, dan Banjarbaru.

sistem mlrs

Ukraina Dapat Roket Canggih, Perang Melawan Rusia Kian Sengit

Roket atau rudal jarak jauh dari Amerika Serikat, mulai dikirim ke Ukraina. Senjata baru ini berpotensi membikin perang dengan Rusia kian dahsyat.
AS telah sependapat mengirim metode roket jarak jauh dan amunisi lebih presisi ke Ukraina. Adapun senjata yang dikirim yaitu MLRS jenis M142 Himars (High Mobility Artillery Rocket System). Versi yang dikirim ke Ukraina dapat menembak sejauh 80 kilometer.

Rusia sendiri memprotesnya. “Kami percaya bahwa AS dengan sengaja menyiram minyak ke api. Pengiriman senjata itu tak berkontribusi pada keinginan pemimpin Ukraina untuk melanjutkan diskusi penentraman,” ucap pihak Rusia.

Ukraina mau senjata baru dikala perang kian dahsyat di zona Donbas. Dengan medan perlombaan di zona yang lebih ke pedesaan, perang dapat ditetapkan oleh siapa yang punya metode persenjataan jarak jauh.

“Himars memberikan upgrade senjata yang masif. Pengaruhnya sama dengan persenjataan mengaplikasikan pesawat tempur,” kata Rita Konaev, akademisi dari Georgetown University yang dikutip detikINET dari Vox.

Rusia juga punya metode MLRS, tetapi teknologi milik Amerika disebut dapat menjangkau target lebih jauh dan juga lebih cermat. Melainkan dikala ini, sebab perang mulai dekat dengan kawasan Rusia, karenanya daya mereka lebih terfokus.

Tidak heran apabila Ukraina mau rudal jarak jauh. Mereka mungkin telah tahu target apa saja yang perlu ditembak, tetapi tak dapat mengerjakannya dengan senjata yang ada kini sebab jangkauan yang terbatas.

“Di Donbas ini, perang berlangsung dalam jarak yang lebih jauh. Seandainya Anda tahu di mana sasaran berada, Anda sepatutnya kapabel juga untuk menjangkaunya,” tutur John Spencer, analis dari Madison Policy Forum.